Posted by: sujanayogi | 17 November 2009

Belajar rendering menggunakan Navisworks Simulate (1)

Tadinya mau coba rendering di AutoCAD 2008, karena kadung bikin modelnya di AutoCAD, ternyata material library-nya banyak yang ngga kebaca, alias ngga lengkap, maklum bajakan. Lagipula setelah nyoba apply material di AutoCAD, ternyata beratnya minta ampun, kayak nonton video dari youtube, banyak bengongnya… Akhirnya, dengan sukarela saya menggunakan Navisworks Simulate 2009 sebagai material applier dan renderer (maaf, istilahnya ngarang, susah cari padanan istilah yang benar, maklum amatir..). Navisworks adalah software yang dikhususkan untuk memberi material dan pencahayaan pada obyek yang dibuat oleh software lain. Jadi dalam Navis kita tidak bisa bikin model obyek seperti kita bikin obyek dalam AutoCAD. Sebagai reader, Navis cukup powerful untuk membaca dan meng-import hampir semua jenis model yang dibikin oleh software lain, tanpa cacat yang berarti. Akurasi pencahayaan pada kondisi rendering pun lumayan akurat dan realistik.

Penggunaan software NavisWork menjadi penting ketika berhadapan dengan masalah umum yang dihadapi para CAD User ketika harus mengkombinasikan model 3d yang rumit dengan realistic view (render) yang memakan banyak memory.

Sedikit berbagi tentang Navis (biar saya sendiri ngga lupa…heheh)

Jenis program Navis

1. NavisWork Simulate. Yaitu program untuk menambah aplikasi material pada obyek dan mengatur pencahayaan sekaligus proses rendering.

2. NavisWork Freedom. Yaitu program Navis yang digunakan khusus untuk melihat obyek saja, tanpa bisa mengaplikasikan material atau mengatur pencahayaan. Biasanya program (ukuran program installer-nya cukup kecil) ini diberikan kepada klien sebagai bentuk presentasi (klien bisa melihat dan mengekplorasi obyek secara 3 dimensi sepuasnya) tanpa khawatir gambar mentahnya dicuri.

3. NavisWork Review. Yang ini saya tidak tahu (heheh..maaf)

NavisWork Simulate bisa membuka gambar yang dibuat oleh bermacam software CAD yang umum digunakan, anatara lain : 3DS (Max), DGN (bikinan MicroStation), DWG/DXF (bawaan asli AutoCAD), SAT (kayaknya bawaan LFM-Lite Form Modeller), IGES (Unigraphic), STEP (ProEng), SKP (bawaan Google SketchUp – program keren!), Faro, Riegl, Leica (yang 3 ini mah program bawaan alat 3d Laser Scanner), dan lain-lain.

NavisWork Simulate bisa mengimport file-file dari program yang berbeda sekaligus. Kelebihan dari Navis, gambar yang dibuka dalam Navis terhubung secara aktif dengan gambar originalnya. Artinya ketika gambar originalnya (misalnya dalam program AutoCAD) kita edit, kemudian kita save, dan dalam program Navis kita klik perintah Refresh, maka gambar pada navis tersebut akan otomatis berubah sesuai dengan perubahan yang telah kita lakukan pada gambar di AutoCAD.

Aplikasi material pada obyek relatif mudah dilakukan. Gudang material pada Navis sedang-sedang saja. Sebetulnya menurut saya kurang banyak variasinya, tapi untungnya bisa membaca file image umum, seperti JPEG, TIFF dan lain-lain, jadi ekplorasi materialnya menjadi unlimited (cuma cape aja ngumpulin foto bahan material)

File keluaran asli dari NavisWork Simulate adalah *.NWD, *.NWF, dan *.NWC. NWF adalah keluaran file Navis tanpa merekam geometri dari obyek di dalamnya, sementara NWD merupakan file keluaran resmi Navis untuk publishment. File NWC adalah fasilitas tambahan untuk mempercepat proses kerja di Navis. Ketika kita bekerja dengan gambar original yang masih berubah-ubah, maka output NWC lebih baik diaktifkan, karena dengan adanya file ini, pada saat kita meng-klik perintah Refresh atau menutup dan membuka kembali file tersebut (kedua menu ini memerintahkan Navis mengimport ulang seluruh gambar original – tanpa mengubah aplikasi material yang telah melekat pada obyek), Navis melalui NWC akan memeriksa terlebih dahulu apakah ada perubahan pada gambar originalnya, apabila tidak ada maka Navis tidak akan mengimport ulang seluruh gambar, karena hal itu hanya akan membuang-buang waktu saja.

Pengaturan lighting pada Navis kurang lebih sama saja dengan software yang lain, mungkin sedikit lebih sederhana. Terdapat bermacam jenis cahaya yang bisa kita aplikasikan:

1. Ambient light, yang merupakan cahaya latar

2. Point Light, sama fungsinya dengan lampu bulb atau TL (maksudnya cahayanya menyebar ke semua arah)

3. Spot light, mirip fungsinya dengan lampu sorot (lampu duduk, lampu senter dan lain-lain)

4. Distance light, hampir sama dengan lampu sorot dengan ukuran yang sangat besar

5. Sun light, cahaya matahari

Masih ada beberapa jenis cahaya lain, namun dengan kelima jenis cahaya di atas sudah cukup untuk menimbulkan efek realistik pada obyek.

Belajar rendering dengan Navisworks Simulate

isi laman


Responses

  1. makasih infonya kang, sangat berguna buat amatiran seperti saya

    • Sama-sama kang, saya juga masih belajar🙂

  2. Nice collection

    Pooja

    MLM Developers India

    http://mlmdevelopers.com/products/mlm-software/corporate-mlm-soft/feature.html

  3. mas, bagaimana cara mengatasi out of memory pada naviswork saat kita akan mengeksport nwd file menjadi dwf file?? thanks atas jawabannya.

    • Memory pada naviswork memang sering menjadi masalah, terutama saat kita bekerja dengan model ukuran besar (MB), karena Navisworks memang memakan memory yang besar. Biasanya pengguna (professional) Naviswork memasang 4GB RAM pada pc-nya, minimal 2GB.

      Coba langkah di bawah ini:
      1. Klik Tools menu > Global Options > Model> Performance
      2. Setting Memory Limit (MB) dengan angka yang lebih kecil
      Coba lagi

      Salam

  4. trimakasih ….

    salam kenal……..

  5. nuhun pisan kang…

    • Sami2🙂 (punten tos lami teu muka blog🙂 )

  6. ngikuti link agan @kaskus muanteb ulasannya…
    dapet info dr temen soal archicad coba2 browsing n skrg sdh install klo ada info soal buku tutorialnya saya butuh udah cari di sebagian toko buku disurabaya gramedia n togamas stock bukunya kosong laris kayake
    nya…
    pgin belajar lebih archicad n pendukungnya biar maksimal buat kerjaanq di interior klo ada info buku tutorial saya dshare ya gan /?
    matur nuhun…

  7. Terimakasih informasinya mas. Mas boleh minta link downloadnya untuk naviswork tsb ?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories